Hari yang kusam berantakan, tanpa rasa hidup disetiap bangunku Siang terasa begitu lama untuk aku bisa bertemu gelapnya malam, Segelap suasana jiwa Kasurku terasa begitu melekat, tak ingin bangkit untuk apapun Aku kelelahan belakangan Padahal bergerak pun tidak Semenjak ada yang pergi Hari-hariku kuisi hanya dengan doa Pergi hampir setiap hari dimana Dia bersemayam Tempat dimana aku bisa mengadu kemalangan ini Berharap kepergian ini akan segera berganti sebuah kedatangan Kau terasa seperti satu-satunya jawaban Hadir untuk membukakanku Kupikir waktuNya memang sungguh nyata indah Sapamu, senyummu, kegigihan dan fokusmu membuatku... ah sudahlah Sayang semua hanya ada dalam anganku, melanjutkan hidup bersamamu Tapi kamu menghilang, juga... Tolong jangan lama perginya, aku menanti Aku sadar hatiku memang belum sesiap itu menerima cinta Hati yang baru ingin sembuh dari luka Terima kasih pernah mampir di hati yang gusar ini Jangan lupa kembali Aku sungguh menanti......